Teknologi

Kemitraan WLFI dan Spacecoin Soroti Perkembangan DePIN di Industri Kripto

11
×

Kemitraan WLFI dan Spacecoin Soroti Perkembangan DePIN di Industri Kripto

Sebarkan artikel ini
WLFI yang didukung Trump kembali menarik perhatian industri kripto global setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan Spacecoi
WLFI yang didukung Trump kembali menarik perhatian industri kripto global setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan Spacecoi
73 / 100 Skor SEO

Kemitraan WLFI dan Spacecoin Soroti Perkembangan DePIN di Industri Kripto

XJABAR – WLFI yang didukung Trump kembali menarik perhatian industri kripto global setelah mengumumkan kemitraan strategis dengan Spacecoin, proyek internet satelit berbasis blockchain yang mengusung model Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN). Kerja sama ini mencerminkan pergeseran arah industri kripto, dari dominasi aplikasi keuangan digital menuju pemanfaatan teknologi blockchain untuk mendukung infrastruktur fisik berskala besar.

Pengumuman kolaborasi tersebut disampaikan pada Kamis (22/01) melalui pernyataan resmi para pendiri kedua proyek di Medium. Bagi pelaku industri, langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa sektor kripto mulai mencari relevansi jangka panjang melalui solusi yang menyentuh kebutuhan dasar, seperti akses internet.

DePIN Jadi Narasi Baru di Ekosistem Kripto

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep DePIN mulai mendapat perhatian serius di industri kripto. Berbeda dengan proyek blockchain tradisional yang berfokus pada aset digital, DePIN menggabungkan teknologi terdesentralisasi dengan pembangunan infrastruktur fisik, seperti jaringan internet, energi, dan sensor.

Spacecoin menjadi salah satu contoh penerapan DePIN di sektor telekomunikasi. Dengan membangun jaringan internet satelit orbit rendah yang dikelola secara terdesentralisasi, proyek ini menawarkan alternatif terhadap model infrastruktur terpusat yang selama ini dikendalikan oleh segelintir pemain besar.

Blockchain sebagai Lapisan Koordinasi Infrastruktur

Pendiri Spacecoin, Tae Oh, menilai bahwa blockchain berperan sebagai lapisan koordinasi yang memungkinkan pengelolaan jaringan satelit dilakukan secara transparan dan berkelanjutan. Dalam model DePIN, blockchain digunakan untuk mencatat operasional jaringan, mengatur insentif, serta memastikan tata kelola yang lebih terbuka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *