Teknologi

Jamur Shiitake Masuk Radar Industri Chip, Ancaman Baru bagi Dominasi Silikon?

16
×

Jamur Shiitake Masuk Radar Industri Chip, Ancaman Baru bagi Dominasi Silikon?

Sebarkan artikel ini
Jamur shiitake kini tidak hanya menarik perhatian peneliti, tetapi juga mulai masuk dalam radar diskusi industri semikonduktor global.
Jamur shiitake kini tidak hanya menarik perhatian peneliti, tetapi juga mulai masuk dalam radar diskusi industri semikonduktor global.
69 / 100 Skor SEO

Jamur shiitake mulai diperbincangkan dalam peta bisnis industri semikonduktor

XJABAR – Jamur shiitake kini tidak hanya menarik perhatian peneliti, tetapi juga mulai masuk dalam radar diskusi industri semikonduktor global. Penelitian dari Ohio State University yang menemukan kemampuan bioelektronik jamur ini memunculkan pertanyaan besar: apakah material biologis dapat menjadi alternatif jangka panjang bagi chip berbasis silikon?

Di tengah meningkatnya permintaan chip global, gangguan rantai pasok, serta tekanan untuk mengurangi dampak lingkungan, industri semikonduktor berada pada fase pencarian solusi baru. Temuan mengenai jamur shiitake sebagai kandidat material bioelektronik menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi ekosistem industri yang selama puluhan tahun bergantung pada silikon.

Industri Semikonduktor dan Ketergantungan pada Silikon

Pasar raksasa dengan tekanan biaya dan lingkungan

Industri semikonduktor merupakan salah satu sektor paling strategis di dunia, dengan nilai pasar global mencapai ratusan miliar dolar AS per tahun. Chip silikon menjadi fondasi hampir seluruh perangkat modern, mulai dari smartphone, kendaraan listrik, pusat data, hingga kecerdasan buatan.

Namun, produksi chip silikon memiliki tantangan besar. Proses manufakturnya membutuhkan energi tinggi, bahan kimia kompleks, serta fasilitas fabrikasi bernilai miliaran dolar. Selain itu, limbah elektronik dari chip silikon semakin menjadi perhatian regulator dan investor yang fokus pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Dalam konteks inilah, riset mengenai material alternatif seperti jamur shiitake mulai dipandang relevan secara bisnis, bukan sekadar eksperimen laboratorium.

Bioelektronika sebagai Segmen Baru Industri Chip

Dari riset akademik menuju peluang komersial

Temuan bahwa jaringan jamur shiitake dapat berfungsi layaknya memristor membuka pintu menuju segmen baru yang dikenal sebagai bioelektronika. Memristor sendiri merupakan komponen penting dalam sistem komputasi modern, khususnya untuk kecerdasan buatan dan komputasi neuromorfik.

Dalam perspektif industri, bioelektronika menawarkan pendekatan berbeda: material alami, proses produksi yang berpotensi lebih sederhana, dan konsumsi energi yang lebih rendah. Hal ini berpotensi menurunkan biaya produksi pada aplikasi tertentu, terutama untuk perangkat dengan kebutuhan daya rendah.

Meski masih berada pada tahap riset awal, teknologi ini menarik perhatian karena menawarkan diferensiasi di tengah pasar semikonduktor yang semakin kompetitif.

Dampak Potensial bagi Rantai Pasok Global

Diversifikasi material dan risiko geopolitik

Ketergantungan global pada silikon dan fasilitas fabrikasi di wilayah tertentu telah menimbulkan risiko besar, sebagaimana terlihat dalam krisis chip beberapa tahun terakhir. Diversifikasi material menjadi salah satu strategi yang mulai dipertimbangkan oleh pelaku industri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *