BANDUNG, XJABAR.COM – Provinsi Jawa Barat kembali membuktikan diri sebagai magnet utama investasi di Indonesia. Di tengah dinamika perekonomian global yang terus bergerak, Pemprov Jawa Barat sukses mencatatkan realisasi investasi tertinggi secara nasional pada triwulan III tahun 2026 yang menyentuh angka fantastis, yakni Rp 91 triliun.
Capaian gemilang ini berkontribusi sebesar 17,2 persen dari total keseluruhan realisasi investasi nasional pada periode yang sama. Sebagai catatan, total realisasi investasi Indonesia pada triwulan III 2026 sendiri berada di angka Rp528,7 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 7,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibanding tahun sebelumnya.
Dominasi Jawa Barat terlihat jelas dari dua sektor penanaman modal utama, yakni Penanaman Modal Asing (PMA): Membukukan angka Rp 54,3 triliun, menempatkan Jabar di peringkat pertama nasional dengan penguasaan 20,1 persen dari total PMA Indonesia.
Serta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Menyumbang Rp 36,7 triliun atau setara dengan 14,2 persen, yang mengantarkan Jabar pada posisi kedua nasional.
Jika ditarik lebih luas, akumulasi kinerja investasi Jabar sepanjang tahun ini menunjukkan tren yang sangat positif. Pada semester I 2026 (Januari–Juni), total realisasi investasi telah mencapai Rp138,13 triliun. Dengan tambahan pada triwulan III ini, total realisasi investasi kumulatif dari Januari hingga September 2026 kini telah menyentuh kisaran Rp229,1 triliun.





