Teknologi

AI Kini Mampu Mengungkap Identitas Second Account di Media Sosial

61
×

AI Kini Mampu Mengungkap Identitas Second Account di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
AI bisa bongkar identitas second account di media sosial menjadi peringatan baru bagi generasi muda yang selama ini mengandalkan akun anonim untuk mengekspresikan diri secara bebas di internet.
AI bisa bongkar identitas second account di media sosial menjadi peringatan baru bagi generasi muda yang selama ini mengandalkan akun anonim untuk mengekspresikan diri secara bebas di internet.

AI Disebut Mampu Mengungkap Identitas Pemilik Second Account

XJABAR.COM – AI bisa bongkar identitas second account di media sosial menjadi peringatan baru bagi generasi muda yang selama ini mengandalkan akun anonim untuk mengekspresikan diri secara bebas di internet. Sejumlah peneliti mengungkap bahwa teknologi kecerdasan buatan kini mampu mengidentifikasi identitas asli pemilik akun anonim di platform seperti Instagram dan TikTok dengan tingkat akurasi tinggi melalui analisis jejak digital.

Fenomena penggunaan second account atau akun kedua memang telah menjadi kebiasaan umum di kalangan Generasi Z. Akun alternatif ini biasanya dibuat tanpa menggunakan nama asli, foto pribadi, atau identitas yang jelas. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang yang lebih bebas bagi pengguna untuk berbagi cerita pribadi, mengunggah meme, mengeluh tentang kehidupan sehari-hari, hingga menyampaikan opini tanpa khawatir diketahui oleh keluarga, teman kerja, atau lingkungan sosial utama.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa perlindungan anonimitas tersebut mungkin tidak lagi sekuat yang dibayangkan pengguna internet. Teknologi kecerdasan buatan yang semakin canggih mampu menggabungkan potongan-potongan informasi kecil dari berbagai unggahan pengguna untuk menemukan identitas asli di balik akun anonim tersebut.

Bagaimana AI Melacak Identitas di Balik Akun Anonim?

Peran Teknologi Large Language Models dalam Analisis Jejak Digital

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dua peneliti AI, Simon Lermen dan Daniel Paleka, teknologi yang memungkinkan proses ini adalah Large Language Models (LLM). LLM merupakan sistem kecerdasan buatan yang dirancang untuk memahami, menganalisis, dan menghasilkan teks berdasarkan data dalam jumlah besar.

Teknologi ini digunakan dalam berbagai aplikasi AI modern karena kemampuannya memahami konteks informasi dari berbagai sumber. Dalam kasus identifikasi akun anonim, LLM tidak hanya melihat satu unggahan, tetapi menganalisis pola informasi dari berbagai aktivitas pengguna di internet.

Berbeda dengan metode pencarian biasa, AI dapat menggabungkan banyak potongan data kecil yang tampaknya tidak berhubungan menjadi sebuah gambaran identitas yang lebih lengkap.

AI Menggabungkan Potongan Informasi Kecil

Para peneliti memberikan contoh sederhana mengenai bagaimana proses tersebut bisa terjadi.

Misalnya, seorang pengguna membuat unggahan di akun kedua tentang kesulitan menghadapi ujian di kampus tertentu. Pada unggahan lain, pengguna tersebut menyebut nama kucing peliharaannya. Di postingan berikutnya, ia secara tidak sengaja mengunggah video dari sebuah kafe yang sering dikunjungi.

Secara terpisah, informasi tersebut tampak tidak berbahaya. Namun bagi sistem AI, potongan-potongan informasi itu menjadi data kontekstual yang dapat dianalisis lebih lanjut.

AI kemudian melakukan pencarian ke berbagai sumber di internet untuk menemukan informasi serupa yang mungkin muncul di akun lain milik pengguna yang sama. Jika ditemukan kecocokan pola, sistem AI dapat menghubungkan akun anonim tersebut dengan akun utama yang menggunakan identitas asli.

Proses ini pada dasarnya mirip dengan menyusun puzzle digital dari berbagai potongan kecil informasi yang tersebar di dunia maya.

Risiko Serius: Dari Cyberbullying Hingga Penipuan Digital

Potensi Terjadinya Doxing

Kemampuan AI untuk mengungkap identitas pemilik akun anonim memunculkan berbagai risiko keamanan digital yang serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *