“Jumlah posko di setiap daerah berbeda – beda, menyesuaikan tingkat kerawanan bencana di wilayah tersebut,” kata Teten, dikutip Jumat 13 Maret 2026, dan menyebut Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran memiliki hingga lima posko pendukung, sedangkan wilayah lain memiliki antara satu hingga empat titik posko.
Di setiap posko, BPBD menyiapkan personel siaga lengkap dengan peralatan kebencanaan. Operasional posko juga melibatkan berbagai pihak, termasuk relawan serta organisasi kemanusiaan seperti PMI, guna memperkuat kesiapsiagaan selama masa mudik.
“Selain untuk penanganan bencana, posko mudik juga menyediakan tempat istirahat bagi para pemudik,” ujar Teten. Rencananya, Posko Mudik Idulfitri 2026 akan mulai beroperasi pada 14 Maret hingga 28 Maret 2026.








