Menurut dia, komunikasi antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit telah berlangsung, termasuk permintaan maaf dari RSHS. Penyelesaian awal disebut sudah tercapai, kedua belah pihak memilih berdamai.
Namun, bagi Dinkes Jabar, perkara ini tidak selesai di sana. Insiden ini justru menjadi pintu masuk untuk menguliti ulang standar pelayanan, terutama menyangkut keselamatan pasien di ruang intensif bayi.
“Kalau bicara mutu layanan, itu mencakup keselamatan pasien dalam seluruh proses. Ini yang akan kami ingatkan dan evaluasi di RSHS,” kata Vini.






