“Zakat fitrah, zakat mal, infak dan sedekah adalah salah satu bentuk upaya kita untuk memastikan harta yang kita miliki tidak tertumpuk hanya pada satu kelompok tertentu super kaya, tetapi menyebar dan mengalir kepada seluruh warga Kota Bandung. Itulah inti dari ekonomi dakwah,” kata Farhan.
Ia menyoroti masih tingginya ketimpangan ekonomi di Bandung, dengan gini ratio mencapai 0,42, di atas standar internasional 0,38. Menurutnya, potensi ekonomi dari pergerakan mudik yang besar belum sepenuhnya dirasakan merata oleh masyarakat.






