Teknologi

Gagal Direbut Meta, DeepMind Pilih Google: Kisah Negosiasi AI yang Berubah di Meja Makan Malam

32
×

Gagal Direbut Meta, DeepMind Pilih Google: Kisah Negosiasi AI yang Berubah di Meja Makan Malam

Sebarkan artikel ini
DeepMind hampir dibeli Meta menjadi sorotan setelah terungkap bahwa laboratorium kecerdasan buatan milik Google tersebut sempat menjadi incaran serius Mark Zuckerberg sebelum akhirnya diakuisisi oleh Google pada 2014.
DeepMind hampir dibeli Meta menjadi sorotan setelah terungkap bahwa laboratorium kecerdasan buatan milik Google tersebut sempat menjadi incaran serius Mark Zuckerberg sebelum akhirnya diakuisisi oleh Google pada 2014.

Sejak awal berdirinya, DeepMind telah menarik perhatian berbagai pihak karena pendekatan ilmiah dan visinya yang ambisius. Tidak mengherankan jika perusahaan besar seperti Google dan Facebook melihat DeepMind sebagai aset strategis untuk memperkuat dominasi mereka di sektor teknologi.

Mengapa Banyak Perusahaan Tertarik?

Ada beberapa alasan utama mengapa DeepMind menjadi incaran:

  • Potensi teknologi AI jangka panjang
  • Tim peneliti kelas dunia
  • Kemampuan inovasi yang tinggi
  • Posisi strategis dalam persaingan global teknologi

Faktor-faktor tersebut menjadikan DeepMind sebagai salah satu startup paling berharga di bidang AI pada saat itu.

Awal Negosiasi: Google Lebih Dulu Bergerak

Larry Page Memulai Pembicaraan

Menurut laporan, pembicaraan akuisisi pertama kali dimulai oleh co-founder Google, Larry Page, pada tahun 2013. Google melihat potensi besar DeepMind untuk memperkuat lini riset AI mereka.

Namun, pada tahap awal, Demis Hassabis dan Mustafa Suleyman—co-founder DeepMind lainnya—belum sepenuhnya yakin untuk menerima tawaran tersebut. Mereka masih membuka peluang untuk bekerja sama dengan perusahaan lain yang dinilai lebih sejalan dengan visi mereka.

DeepMind Mencari Mitra yang Tepat

Dalam proses ini, DeepMind tidak hanya mempertimbangkan nilai finansial, tetapi juga kesesuaian visi jangka panjang. Mereka ingin memastikan bahwa teknologi AI yang dikembangkan tidak hanya menjadi produk komersial, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi umat manusia.

Meta Masuk dalam Persaingan Akuisisi

Upaya Zuckerberg Mendekati DeepMind

Facebook, yang saat itu belum berganti nama menjadi Meta, ikut masuk dalam persaingan untuk mengakuisisi DeepMind. CEO Facebook, Mark Zuckerberg, diketahui активно mendekati para peneliti AI untuk memperkuat posisinya di industri tersebut.

Ia bahkan terbang ke California untuk bertemu dengan Amin Zoufonoun, Head of Corporate Development Facebook, guna membahas potensi kerja sama dengan DeepMind.

Tawaran Menggiurkan dari Facebook

Dalam negosiasi tersebut, Facebook menawarkan skema kompensasi yang menarik. Meski nilai saham yang ditawarkan lebih rendah dibanding Google, Facebook menjanjikan bonus besar bagi para pendiri DeepMind.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *