Motorola Signature dan Moto Watch menegaskan arah teknis Motorola di ekosistem perangkat pintar
XJABAR – Motorola Signature dan Moto Watch resmi diperkenalkan Motorola di pasar India sebagai bagian dari ekspansi ekosistem perangkat pintar yang lebih terintegrasi. Berbeda dari pendekatan pemasaran berbasis gaya hidup semata, peluncuran ini menyoroti aspek teknis seperti efisiensi daya, integrasi sensor kesehatan, serta optimalisasi perangkat lunak yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Peluncuran yang dijadwalkan mulai 30 Januari 2026 ini menandai langkah Motorola dalam memperluas portofolio dari produsen smartphone menjadi penyedia ekosistem teknologi. Moto Watch dirilis bersamaan dengan smartphone Motorola Signature, menunjukkan adanya strategi sinkronisasi antara perangkat wearable dan ponsel flagship dalam satu platform penggunaan.
Dari perspektif teknis, Moto Watch diposisikan sebagai smartwatch dengan pendekatan seimbang antara performa, akurasi sensor, dan daya tahan baterai—tiga aspek yang sering kali saling berkompromi di segmen wearable menengah.
Arsitektur Hardware Moto Watch
Optimalisasi komponen untuk konsumsi daya rendah
Moto Watch dibangun dengan filosofi efisiensi. Penggunaan panel OLED 1,4 inci berbentuk bulat bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan penghematan daya. Panel OLED memungkinkan piksel mati sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, sehingga konsumsi energi dapat ditekan, terutama pada mode always-on display.
Motorola mengombinasikan layar tersebut dengan prosesor hemat daya yang dioptimalkan untuk tugas pemantauan kesehatan dan notifikasi. Meskipun detail chipset tidak diumumkan secara rinci, pendekatan ini tercermin dari klaim ketahanan baterai hingga 13 hari dalam penggunaan normal.
Dari sisi material, casing aluminium dipilih karena ringan namun mampu mendukung pembuangan panas pasif. Pelapisan Gorilla Glass 3 di atas layar juga memberikan perlindungan tambahan tanpa menambah bobot berlebih.
Sistem Manajemen Daya dan Baterai
Strategi daya untuk penggunaan jangka panjang
Salah satu aspek teknis paling menonjol dari Moto Watch adalah manajemen daya. Baterai perangkat ini dirancang untuk mendukung siklus penggunaan panjang, yang menjadi pembeda utama dibanding smartwatch lain di rentang harga serupa.
Dalam penggunaan standar—termasuk notifikasi aktif, pemantauan detak jantung berkala, dan pelacakan aktivitas ringan—Moto Watch diklaim mampu bertahan hingga 13 hari. Saat mode always-on display diaktifkan, konsumsi daya meningkat, namun masih mampu bertahan sekitar 7 hari.





