Model AI ini juga terintegrasi dengan berbagai tools serta Application Programming Interface (API) yang memungkinkan sistem memanggil layanan eksternal secara lebih akurat.
Dengan dukungan tersebut, GPT-5.4 dapat mengakses berbagai alat digital yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara otomatis.
Sebagai bagian dari pembaruan tersebut, OpenAI juga memperkenalkan integrasi GPT-5.4 dengan platform pengkodean berbasis AI bernama Codex.
Integrasi ini memungkinkan pengembang perangkat lunak memanfaatkan kemampuan AI untuk menulis kode, menguji program, serta memperbaiki kesalahan dalam proses pengembangan aplikasi.
Penggunaan Browser dan Tools Lebih Cerdas
GPT-5.4 juga diklaim memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menggunakan peramban web (browser).
Model AI ini dapat mencari informasi dari internet secara lebih efektif untuk menyelesaikan tugas yang memerlukan referensi dari berbagai sumber.
Selain itu, sistem juga mampu memanggil tools eksternal dan API dengan lebih akurat.
Kemampuan ini membuat AI lebih fleksibel dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan digital yang sebelumnya memerlukan beberapa langkah manual.
GPT-5.4 Hadir dengan Mode “Thinking”
Dirancang untuk Penalaran Kompleks
Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam model terbaru ini adalah fitur GPT-5.4 Thinking.
Mode ini dirancang untuk memberikan kemampuan penalaran yang lebih mendalam dalam menjawab pertanyaan kompleks.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengajukan pertanyaan yang memerlukan analisis mendalam dan mendapatkan jawaban yang lebih terstruktur.
Selain itu, GPT-5.4 Thinking memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan atau memperbaiki permintaan selama proses penalaran berlangsung.
Pendekatan ini memudahkan pengguna untuk mengarahkan AI menuju jawaban yang lebih tepat tanpa harus memulai proses dari awal.
Pengalaman Interaksi yang Lebih Fleksibel
OpenAI menjelaskan bahwa mode Thinking dirancang untuk memberikan pengalaman interaksi yang lebih fleksibel bagi pengguna.
Alih-alih memberikan jawaban instan yang singkat, AI dapat melakukan proses analisis yang lebih panjang sebelum menghasilkan respons.
Metode ini membantu AI menghasilkan jawaban yang lebih argumentatif dan komprehensif, terutama dalam pertanyaan yang membutuhkan analisis kompleks.
Akurasi Jawaban Diklaim Lebih Baik
AI Lebih Gigih dalam Mengumpulkan Informasi
OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.4 memiliki peningkatan signifikan dalam hal akurasi jawaban.
Model ini dirancang untuk lebih aktif dalam mencari informasi dari berbagai sumber di internet sebelum memberikan respons kepada pengguna.






