Popularitasnya semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan konten visual di berbagai platform digital.
Kapan dan Bagaimana Penutupan Sora Terjadi?
Pengumuman Resmi pada Maret 2026
Penutupan Sora diumumkan secara resmi pada 24 Maret 2026 melalui kanal komunikasi OpenAI. Dalam pernyataannya, tim Sora menyampaikan:
“Kami mengucapkan selamat tinggal pada aplikasi Sora… Apa yang Anda ciptakan dengan Sora berarti, dan kami memahami kabar ini mengecewakan.”
Penghentian Platform Secara Bertahap
OpenAI belum memberikan rincian lengkap mengenai proses penghentian layanan, namun perusahaan berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut terkait:
- Jadwal penutupan penuh
- Akses API
- Cara pengguna menyimpan hasil karya
Siapa yang Terlibat dan Terdampak?
OpenAI sebagai Pengembang Utama
Sebagai pengembang utama, OpenAI menjadi pihak yang mengambil keputusan strategis untuk menghentikan layanan ini. Langkah ini mencerminkan perubahan arah bisnis perusahaan.
Kemitraan dengan Disney
Sora sempat mendapatkan dukungan besar dari industri hiburan, termasuk kerja sama dengan Disney pada Desember 2025 melalui kesepakatan senilai 1 miliar dolar AS.
Melalui kerja sama tersebut, pengguna dapat membuat video menggunakan karakter berhak cipta milik Disney, yang menjadi salah satu daya tarik utama platform ini.
Namun, kerja sama tersebut dinilai lebih menguntungkan pihak Disney dibandingkan OpenAI, yang pada saat itu masih mengeluarkan biaya operasional besar.
Dampak pada Kreator Digital
Penutupan Sora berdampak langsung pada kreator yang telah memanfaatkan teknologi ini untuk produksi konten. Banyak dari mereka yang sebelumnya mengandalkan Sora untuk efisiensi produksi kini harus mencari alternatif lain.
Mengapa OpenAI Menutup Sora?
Perubahan Strategi Perusahaan
Keputusan ini disebut sebagai bagian dari perubahan strategi OpenAI yang kini lebih fokus pada pengembangan teknologi inti, seperti:
- Model bahasa besar (LLM)
- AI untuk coding
- Sistem simulasi berbasis AI
Biaya Operasional yang Tinggi
Sora dikenal membutuhkan daya komputasi yang sangat besar. Hal ini membuat operasional platform menjadi kurang efisien untuk dijalankan sebagai layanan massal dalam jangka panjang.
Tantangan Etika dan Keamanan
Selain faktor bisnis, Sora juga menghadapi berbagai tantangan, seperti:
- Risiko penyalahgunaan teknologi
- Potensi pembuatan deepfake
- Penyebaran informasi menyesatkan
Isu Hak Cipta
Kemampuan Sora dalam menghasilkan video juga menimbulkan kekhawatiran terkait pelanggaran hak cipta. Teknologi ini berpotensi menghasilkan konten yang melibatkan elemen berhak cipta tanpa izin.
Bagaimana Dampaknya terhadap Industri AI?
Perubahan Lanskap AI Generatif
Penutupan Sora menunjukkan bahwa tidak semua inovasi AI dapat bertahan dalam jangka panjang, terutama jika menghadapi tantangan bisnis dan regulasi.
Fokus pada Produk yang Lebih Berkelanjutan
Langkah OpenAI mengalihkan fokus ke produk lain menunjukkan bahwa keberlanjutan bisnis menjadi faktor utama dalam pengembangan teknologi.
Apakah Teknologi Sora Akan Hilang?
Masih Berpotensi Dikembangkan
Meskipun platformnya ditutup, teknologi di balik Sora diperkirakan tidak akan hilang sepenuhnya. OpenAI kemungkinan akan terus mengembangkan teknologi text-to-video sebagai bagian dari riset jangka panjang.
Kemungkinan Integrasi ke Produk Lain
Ada spekulasi bahwa teknologi ini dapat diintegrasikan ke dalam produk lain, meskipun OpenAI belum memberikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut.
Kesimpulan: Akhir Sora, Awal Arah Baru OpenAI
Penutupan Sora menandai berakhirnya salah satu inovasi AI generatif yang sempat viral dan menjadi pusat perhatian industri. Namun, langkah ini juga mencerminkan dinamika cepat dalam dunia teknologi, di mana strategi dan prioritas dapat berubah dalam waktu singkat.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






