PHK Oracle Terjadi di Tengah Transformasi Besar Kecerdasan Buatan
XJABAR.COM – PHK Oracle menjadi perhatian publik setelah laporan menyebut ribuan karyawan perusahaan teknologi raksasa tersebut diberhentikan secara mendadak, bahkan sebagian menerima pemberitahuan pada pagi hari melalui email. Langkah ini terjadi di tengah strategi besar perusahaan dalam mengalihkan fokus ke teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Peristiwa ini mencuat setelah Michael Shepherd, seorang manajer senior di Oracle, mengungkapkan melalui platform LinkedIn bahwa gelombang pemutusan hubungan kerja tersebut mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari engineer senior, arsitek, pemimpin operasi, manajer program, hingga spesialis teknis. Menurutnya, PHK ini tidak berkaitan dengan performa individu karyawan.
Oracle sendiri hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait jumlah pasti karyawan yang terdampak. Namun, berbagai laporan menyebutkan angka pemutusan kerja mencapai ribuan orang, bahkan mendekati 10.000 karyawan secara global.
Siapa yang Terdampak dan Bagaimana Proses PHK Terjadi?
Beragam Posisi Strategis Terkena Dampak
Dalam informasi yang beredar, PHK tidak hanya menyasar karyawan level bawah, tetapi juga posisi penting dalam struktur organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa langkah yang diambil Oracle bersifat sistemik dan menyeluruh, bukan sekadar efisiensi di satu divisi tertentu.
Michael Shepherd menyatakan bahwa keputusan tersebut bukan didasarkan pada kinerja karyawan. Ia menegaskan:
“Individu-individu terdampak tidak diberhentikan karena apa pun yang mereka lakukan atau tidak lakukan.”
Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa PHK dilakukan sebagai bagian dari restrukturisasi besar perusahaan dalam menghadapi perubahan teknologi.
Pemberitahuan Mendadak di Pagi Hari
Beberapa karyawan mengungkapkan bahwa mereka menerima email pada pagi buta yang menginformasikan bahwa mereka tidak lagi dipekerjakan. Dalam email tersebut juga disebutkan bahwa mereka akan menerima pesangon selama satu bulan.
Cara penyampaian ini menuai perhatian karena dinilai mendadak dan minim komunikasi sebelumnya. Situasi ini juga memicu kekhawatiran di kalangan pekerja teknologi mengenai stabilitas pekerjaan di era otomatisasi berbasis AI.
Mengapa Oracle Melakukan PHK Besar-Besaran?
Efisiensi Melalui Teknologi AI
Salah satu alasan utama di balik PHK ini adalah adopsi teknologi AI dalam operasional perusahaan. Oracle diketahui telah menggunakan berbagai alat berbasis kecerdasan buatan secara internal untuk meningkatkan produktivitas.
Mike Sicilia, co-chief executive Oracle, menjelaskan:

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






