“Insyaallah kami bersama jajaran akan terus melakukan pengecekan, tidak hanya terkait arus mudik tetapi juga ketersediaan bahan pokok, energi, dan layanan publik lainnya,” ujar Erwan.
Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Jawa Barat memiliki sekitar 50,7 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 97,3 persen atau lebih dari 49 juta orang beragama Islam.
Kondisi tersebut menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu wilayah utama yang dilalui arus mudik setiap tahun.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat koordinasi, sekitar 21,52 persen pemudik nasional atau sekitar 30,97 juta orang berasal dari Jawa Barat dan melakukan perjalanan ke luar daerah.
Sementara itu, pemudik yang diperkirakan masuk ke wilayah Jawa Barat mencapai 15,90 persen atau sekitar 25,09 juta orang. (*)







