Program internasional yang dirintis sejak 2011 kini membuahkan hasil nyata. Pada Januari 2026, lulusan STIKES Budi Luhur disalurkan bekerja ke berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Turki, Malaysia, Arab Saudi, dan Kuwait, dengan pendampingan penuh melalui pusat pengembangan karier kampus.
Untuk memastikan keamanan alumni yang bekerja di luar negeri, STIKES Budi Luhur juga tengah memperpanjang kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Selain itu, kampus terus membangun atmosfer global melalui kegiatan culture expo dan jejaring internasional.
“STIKES Budi Luhur berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang unggul, berdaya saing global, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkas Sri Wahyuni. (Chandra)





