Untuk lini tasnya, Linda menambahkan: “Siluet tas yang clean dan sophisticated juga menjadi refleksi dari gaya personal Alexandra yang cenderung minimal namun impactful.”
Strategi Ekspansi: Mengincar Pasar Eropa lewat Kolaborasi Global
Ada dimensi strategis yang lebih besar di balik kolaborasi ini. Buttonscarves yang didirikan pada 2016 bukan sekadar mencari nama besar untuk endorsement — mereka memilih Alexandra secara kalkulatif karena ia merepresentasikan pasar yang ingin mereka masuki.
Linda menjelaskan alasan memilih Alexandra:
“Selain itu, positioning Alexandra sebagai fashion figure di Eropa juga menjadi langkah strategis bagi kami untuk memperluas exposure brand ke market global.”
Target konsumen koleksi ini pun didefinisikan dengan jelas: perempuan modern dengan gaya hidup dinamis yang menghargai produk timeless dan versatile. Koleksi ini dirancang tidak eksklusif untuk segmen modest wear, sehingga dapat menjangkau audiens dengan preferensi styling yang lebih beragam.
“Secara positioning, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari langkah kami untuk memperkenalkan Buttonscarves ke audiens yang lebih luas secara global, termasuk market Eropa,” imbuh Linda.
Koleksi kolaborasi Alexandra Lapp x Buttonscarves kini sudah tersedia di situs resmi maupun aplikasi Buttonscarves, dengan layanan pengiriman ke seluruh dunia.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.






