Menurut Gubernur langkah itu dinilai penting untuk memperkuat kinerja perbankan daerah serta, mendukung iklim usaha dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
Gubernur juga menjelaskan, Pemprov Jabar bersama manajemen Bank BJB telah melakukan komunikasi intensif, termasuk melalui surat resmi kepada Direktur Utama Danantara. Upaya tersebut telah mendapatkan respons positif.
Gubernur menyampaikan, konsep Danantara yang mencatatkan seluruh aset pemerintah memiliki nilai strategis dalam mendukung pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan konsolidasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dalam waktu dekat, Pemdaprov Jabar akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menggabungkan seluruh BUMD Jawa Barat menjadi satu entitas di luar Bank BJB.





