“Selama penerapan WFH, administrasi pemerintahan tetap berjalan lancar. Bahkan, realisasi belanja anggaran mengalami peningkatan yang signifikan,” tambah Gubernur akrab Kang Dedi.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang konsolidasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dan para kepala daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan di berbagai wilayah.
Dalam kesempatan itu, Dedi turut menyoroti pentingnya reformasi birokrasi, khususnya dalam menyeimbangkan peran jabatan struktural dan tenaga teknis. Ia menilai saat ini masih terlalu banyak posisi yang bersifat “mengatur” dibanding yang benar-benar bekerja di lapangan.






