“Masalah kita itu terlalu banyak yang memberi perintah, tapi yang mengerjakan masih kurang,” katanya.
Ke depan, Pemprov Jabar berencana memperkuat jumlah tenaga teknis yang terlibat langsung dalam pelayanan publik agar kinerja pemerintah lebih terasa dampaknya oleh masyarakat.
Dedi juga menyampaikan permohonan maaf kepada pegawai serta memaparkan sejumlah agenda penting yang sedang berjalan, mulai dari penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) hingga proses pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)






