Berita

Dugaan Keracunan di Restoran Korea Paskal 23 Bandung, Dinkes Temukan Masalah Sanitasi

20
×

Dugaan Keracunan di Restoran Korea Paskal 23 Bandung, Dinkes Temukan Masalah Sanitasi

Sebarkan artikel ini
keracunan massal
Foto ilustrasi keracunan,

Bandung, XJABAR.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menemukan indikasi kuat masalah higiene dan sanitasi di Restoran Korea 88 Seoul, Paskal 23, Kota Bandung. Temuan ini menyusul laporan puluhan warga yang mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan di restoran tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Bandung, Dewi Primasari, mengungkapkan bahwa keluhan para korban meliputi sakit perut, mual, muntah, hingga diare.

“Hasil pemeriksaan awal dugaan keracunan. Ini menunjukkan adanya masalah higiene dan sanitasi restoran yang perlu segera diperbaiki,” tegas Dewi, Rabu 7 Oktober 2026.

Dewi menjelaskan, pengawasan ketat mencakup penataan lokasi, kebersihan peralatan, kelayakan bahan makanan, hingga kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP).

Ia menyoroti beberapa aspek krusial yang dinilai masih longgar di area dapur dan penyimpanan. Yakni penyimpanan bahan makanan segar dan kering belum tertata dengan baik, termasuk belum dipisahkan secara aman dari bahan kimia berbahaya seperti cairan pembersih dan sabun cuci piring.

Lalu, penerapan sistem first in first out (FIFO) maupun first expired first out (FEFO) dalam penyimpanan bahan belum terlihat jelas di lokasi.

Serta perilaku penjamah makanan menjadi perhatian serius. Seluruh staf pengolah dan penyaji makanan diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) standar, seperti masker dan penutup rambut (hair net).

“Dari faktor perilaku, penjamah makanan juga perlu diperbaiki. Pelindung dirinya, masker, kemudian yang tidak berkerudung atau laki-laki menggunakan hair net,” lanjutnya.

Pihak Dinkes Kota Bandung telah menyerahkan rekomendasi perbaikan secara langsung kepada manajemen restoran dan akan terus memantau proses tindak lanjutnya di lapangan.

Sementara itu, mengenai data korban, Dewi mencatat sebanyak 24 kasus telah dilaporkan ke Dinkes Kota Bandung hingga Selasa 6 Oktober 2026 sore. Laporan tersebut masuk dari puskesmas setempat serta aduan langsung masyarakat melalui kanal media sosial resmi Dinkes.

Angka tersebut diprediksi masih bisa berkembang seiring penelusuran tim medis dan dibukanya posko pelaporan bagi warga yang merasakan gejala serupa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gen Z
Berita

Tren terbaru menunjukkan pergeseran peran yang signifikan: anak muda mulai aktif menjadi penjual produk dan layanan digital di berbagai platform, menghasilkan pendapatan melalui skema komisi, afiliasi, dan kemitraan berbasis performa.