Berita

Krisis Air Global Nyata: Penyelamatan DAS Citarum dan Waduk Saguling Tak Boleh Kalah oleh Modal

22
×

Krisis Air Global Nyata: Penyelamatan DAS Citarum dan Waduk Saguling Tak Boleh Kalah oleh Modal

Sebarkan artikel ini
Haris Bunyamin citarum saguling
Haris Bunyamin, Pendiri Pager Saguling, pemerhati lingkungan yang eksis menyoroti Waduk Saguling. (istimewa)

Bandung Barat, XJABAR.COM – Ancaman krisis air global harus menjadi peringatan keras bagi Indonesia. Air bukan lagi sekadar komoditas ekonomi, melainkan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan, ketahanan pangan, hingga keadilan sosial. Negara wajib hadir memastikan pengelolaannya berpihak sepenuhnya kepada rakyat.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan pendiri Pager Saguling, Haris Bunyamin, dalam wawancara eksklusif, Minggu 11 Oktober 2026. Ia menyoroti laporan Global Water Bankruptcy yang diterbitkan United Nations University Institute for Water, Environment and Health pada Januari 2026. Laporan itu mencatat sekitar 4 miliar orang di dunia mengalami kelangkaan air parah setidaknya satu bulan setiap tahun akibat eksploitasi berlebihan dan perubahan iklim.

Menurut Haris, persoalan air di Tanah Air tidak bisa diselesaikan sebatas pembangunan infrastruktur fisik. Pemerintah harus mengintegrasikan kebijakan mulai dari perlindungan kawasan hulu, perbaikan tata ruang, pengendalian limbah domestik dan industri, hingga penegakan hukum yang tegas.

“Air adalah hak hidup rakyat. Negara harus memastikan sumber daya air dikelola untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, sebagaimana amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945,” tegas Haris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gen Z
Berita

Tren terbaru menunjukkan pergeseran peran yang signifikan: anak muda mulai aktif menjadi penjual produk dan layanan digital di berbagai platform, menghasilkan pendapatan melalui skema komisi, afiliasi, dan kemitraan berbasis performa.