Teknologi

AI Jadi Pesaing Baru Lulusan Hukum dan Kedokteran, Eks Petinggi Google Soroti Ancaman Gelar Tinggi

11
×

AI Jadi Pesaing Baru Lulusan Hukum dan Kedokteran, Eks Petinggi Google Soroti Ancaman Gelar Tinggi

Sebarkan artikel ini
AI jadi pesaing baru lulusan hukum dan kedokteran seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang kini mampu mengerjakan tugas-tugas profesional secara cepat dan akurat.
AI jadi pesaing baru lulusan hukum dan kedokteran seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang kini mampu mengerjakan tugas-tugas profesional secara cepat dan akurat.

Model LLM seperti ChatGPT mampu merangkum ribuan halaman dokumen hukum dalam waktu singkat, memberikan referensi preseden, hingga menyusun analisis berbasis data. Dalam konteks medis, AI juga dapat membantu mengidentifikasi kemungkinan diagnosis berdasarkan gejala yang diinputkan.

AI Lulus Ujian Sertifikasi Profesional

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa model AI generatif telah diuji pada ujian sertifikasi pengacara (bar exam) dan ujian lisensi medis di Amerika Serikat. Hasilnya, beberapa model mampu memperoleh nilai yang melebihi rata-rata peserta manusia.

Fakta ini memperkuat argumen bahwa AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga kompetitor dalam ranah profesional tertentu, khususnya pada pekerjaan berbasis kognitif dan analitis.

Ketimpangan Antara Kecepatan AI dan Sistem Pendidikan

Studi 5–8 Tahun Dinilai Terlalu Lambat

Program studi kedokteran, hukum, dan doktoral umumnya memakan waktu lima hingga delapan tahun. Tarifi menilai bahwa durasi tersebut tidak lagi sejalan dengan kecepatan evolusi AI.

Ia menegaskan bahwa ketika mahasiswa menyelesaikan studi mereka, teknologi AI mungkin sudah mengalami perubahan fundamental. Akibatnya, pengetahuan teoritis yang dipelajari selama bertahun-tahun bisa saja telah diotomatisasi oleh perangkat lunak.

“AI itu sendiri akan berubah secara fundamental pada saat Anda menyelesaikan studi tersebut,” ujar Tarifi.

Kurikulum Akademik Dinilai Tertinggal Zaman

Tarifi juga mengkritik sistem pendidikan formal yang dinilai belum beradaptasi dengan perubahan teknologi. Ia berpendapat bahwa metode pembelajaran berbasis hafalan dan ujian tertulis kurang relevan dalam era AI.

Menurutnya, mahasiswa perlu lebih cepat terjun ke dunia nyata untuk mengasah keterampilan praktis yang tidak mudah direplikasi oleh mesin.

Apakah Profesi Hukum dan Kedokteran Akan Hilang?

Bukan Hilang, tetapi Berubah

Tarifi tidak secara eksplisit menyatakan bahwa profesi hukum dan kedokteran akan lenyap. Namun, ia menekankan bahwa bentuk pekerjaannya akan berubah secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *