XJABAR.COM – ASUS Indonesia meluncurkan laptop kreator profesional ASUS ProArt P14 dan ProArt P16 dengan superchip NVIDIA RTX Spark. Unified Memory-nya 64GB pada P14 dan 128GB pada P16.
Kedua laptop ini menyasar kreator profesional, agensi kreatif, dan seniman 3D yang ingin menjalankan model kecerdasan buatan atau generatif AI secara lokal tanpa koneksi internet.
Fitur tersebut relevan bagi agensi kreatif, rumah produksi, dan seniman 3D yang menangani file klien. Mereka bisa memakainya tanpa mengunggah materi ke cloud.
“ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator biasanya, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi,” kata Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin. “Kami menghadirkan tenaga pemrosesan kelas workstation untuk para kreator profesional dalam format teringan, layar ASUS Lumina Pro OLED paling akurat di kelasnya, dan ekosistem yang dirancang murni untuk the real pro.”
Layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED hadir pada ASUS ProArt P14 berukuran 14 inci beresolusi 2.8K dan ASUS ProArt P16 berukuran 16 inci beresolusi UHD+.
Layar keduanya mengantongi validasi PANTONE dan menjangkau 100 persen ruang warna DCI-P3. Panel itu menampilkan 1,07 miliar warna dengan refresh rate 120Hz.
Panel ASUS ProArt P14 mengantongi sertifikasi VESA CERTIFIED DisplayHDR True Black 1000. Pada ASUS ProArt P16, panelnya meraih True Black 1400.
Selain ComfyUI Desktop, ASUS menjalankan Hermes Agent dengan model bahasa lokal yang bekerja sebagai agent. Agent itu membaca isi folder proyek, merangkum brief klien, lalu menulis draf naskah atau caption ke file baru.
ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI tidak terpasang bawaan. Pengguna mengunduh dan mengaturnya sendiri sesuai kebutuhan proyek.
AI lokal melengkapi layanan cloud. Kolaborasi tim jarak jauh tetap berjalan di cloud, sementara materi sensitif dapat diproses di laptop.
Ekosistem CUDA mendukung workflow AI pada ComfyUI Desktop, Hermes Agent, maupun model AI lainnya. Untuk kreator dengan workload 8K, CUDA Core pada NVIDIA Spark juga mempercepat proses kerja.
Salah satunya pada aplikasi DaVinci Resolve Studio, dengan 6.144 CUDA Core dan Unified Memory 128GB super cepat. Konfigurasi itu, menurut ASUS, membantu menyelesaikan semua proses kerja kreator. (*)
Sumber: https://infotekno.net/laptop-asus-proart-p14-p16-superchip-nvidia-rtx-spark/

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





