Teknologi

Boikot ChatGPT Mencuat Usai Kesepakatan OpenAI dengan Pentagon, Anthropic Menolak Kontrak

9
×

Boikot ChatGPT Mencuat Usai Kesepakatan OpenAI dengan Pentagon, Anthropic Menolak Kontrak

Sebarkan artikel ini
Boikot ChatGPT menggema gegara kesepakatan dengan Pentagon setelah OpenAI menandatangani perjanjian yang memungkinkan Departemen Perang Amerika Serikat
Boikot ChatGPT menggema gegara kesepakatan dengan Pentagon setelah OpenAI menandatangani perjanjian yang memungkinkan Departemen Perang Amerika Serikat

Boikot ChatGPT Mencuat Usai Kesepakatan OpenAI dengan Pentagon, Anthropic Menolak Kontrak

XJABAR.COM – Boikot ChatGPT menggema gegara kesepakatan dengan Pentagon setelah OpenAI menandatangani perjanjian yang memungkinkan Departemen Perang Amerika Serikat menggunakan teknologi AI mereka dalam sistem rahasia militer. Langkah tersebut memicu gelombang kritik dari sebagian pengguna, komunitas teknologi, dan aktivis yang menilai kerja sama itu berpotensi membuka pintu bagi penggunaan kecerdasan buatan dalam pengawasan massal dan sistem senjata otonom.

Kontroversi ini terjadi di tengah dinamika politik di Amerika Serikat, ketika pemerintahan Presiden Donald Trump disebut ingin mengakhiri kontrak dengan Anthropic. Startup AI tersebut sebelumnya menolak permintaan kerja sama tertentu dengan pemerintah karena kekhawatiran produknya bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang bertentangan dengan prinsip keselamatan.

Apa Isi Kesepakatan OpenAI dengan Pentagon?

AI Digunakan dalam Sistem Rahasia Militer

CEO OpenAI, Sam Altman, menyatakan bahwa kesepakatan dengan Pentagon memungkinkan militer Amerika Serikat memanfaatkan teknologi AI OpenAI dalam sistem yang bersifat rahasia. Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut tetap berada dalam koridor prinsip keselamatan perusahaan.

Menurut Altman, dua prinsip utama OpenAI adalah larangan terhadap pengawasan massal domestik dan kewajiban adanya tanggung jawab manusia dalam penggunaan kekuatan, termasuk pada sistem senjata otonom. Ia mengklaim Departemen Perang sepakat dengan prinsip tersebut dan telah mencerminkannya dalam hukum serta kebijakan internal.

Pernyataan ini dimaksudkan untuk meredam kekhawatiran publik bahwa teknologi ChatGPT akan digunakan secara bebas tanpa batasan etis. Namun, kritik tetap bermunculan, terutama dari komunitas pengguna yang merasa nilai-nilai awal perusahaan telah bergeser.

Konteks Politik di Balik Kesepakatan

Kesepakatan OpenAI dengan Pentagon terjadi setelah muncul kabar bahwa pemerintahan Trump ingin mengakhiri kontrak dengan Anthropic. Keputusan itu disebut dipicu kekhawatiran Anthropic terhadap potensi penggunaan produknya untuk pengawasan massal atau pengembangan senjata otonom tanpa kontrol manusia.

CEO Anthropic, Dario Amodei, secara terbuka menyatakan bahwa perusahaannya secara hati nurani tidak dapat menyetujui permintaan tertentu dari pemerintah. Ia bahkan menyebut adanya ancaman pelabelan “risiko rantai pasokan”, label yang biasanya diperuntukkan bagi entitas asing yang dianggap musuh AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *