Berita

Farhan Melakukan Ini untuk Memperkuat Gaslah, Tiga Strategi Unggulan Tangani Sampah di Bandung

141
×

Farhan Melakukan Ini untuk Memperkuat Gaslah, Tiga Strategi Unggulan Tangani Sampah di Bandung

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan penjelasan mengenai program unggulan penanganan sampah. (Istimewa)
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan penjelasan mengenai program unggulan penanganan sampah. (Istimewa)

Melalui integrasi Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Dahsyat, Pemerintah Kota Bandung membangun ekosistem sirkular yang menghubungkan pengelolaan sampah, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi warga dalam satu sistem yang saling menguatkan.

Terkait strategi unggulan ini Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pun memantapkan dengan menggandeng tiga kampus ternama, yakni Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Islam Bandung, melalui program kerja nyata (KKN).

“Kolaborasi ini bagian upaya mempercepat penanganan persoalan sampah secara kolaboratif dan berkelanjutan,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Kelurahan Kebon Gedang, Jumat 27 Februari 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

erwan setiawan wagub jabar
Berita

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa pesatnya arus perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan akar budaya daerah. Ia mendorong agar bahasa, kesenian, dan adat istiadat Sunda terus dirawat serta menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari anak muda Jabar.

ekspor jabar
Berita

Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif yang signifikan. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor Jawa Barat ke Pakistan sukses menembus angka USD 242,18 juta, mencatatkan pertumbuhan sebesar 22,81 persen dibanding tahun sebelumnya.

herman suryatman bersama pemuda sunda
Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya peran strategis pemuda Sunda dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya pada sektor pendidikan dan ekonomi. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam Simposium Pamuda Sunda Tahun 2026 di Auditorium Bale Rumawat, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.