Berita

Heboh Sukabumi! Bocah 12 Tahun Meninggal dengan Luka Tak Wajar, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

178
×

Heboh Sukabumi! Bocah 12 Tahun Meninggal dengan Luka Tak Wajar, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi korban dugaan KDRT di Kampung Leuwi Nanggung Desa Bojongsari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi. (Ist)
Foto ilustrasi korban dugaan KDRT di Kampung Leuwi Nanggung Desa Bojongsari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi. (Ist)

Sukabumi, XJABAR.COM – Peristiwa meninggalnya seorang bocah laki-laki berinisial NS (12) di Kampung Leuwi Nanggung Desa Bojongsari Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, bikin heboh dan viral di media sosial.

Korban dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik. Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. “Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban,” kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, Jumat 20 Februari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

erwan setiawan wagub jabar
Berita

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa pesatnya arus perkembangan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan akar budaya daerah. Ia mendorong agar bahasa, kesenian, dan adat istiadat Sunda terus dirawat serta menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari anak muda Jabar.

ekspor jabar
Berita

Kinerja perdagangan luar negeri Jawa Barat menunjukkan tren positif yang signifikan. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor Jawa Barat ke Pakistan sukses menembus angka USD 242,18 juta, mencatatkan pertumbuhan sebesar 22,81 persen dibanding tahun sebelumnya.

herman suryatman bersama pemuda sunda
Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan pentingnya peran strategis pemuda Sunda dalam menghadapi tantangan masa depan, khususnya pada sektor pendidikan dan ekonomi. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara kunci dalam Simposium Pamuda Sunda Tahun 2026 di Auditorium Bale Rumawat, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.