Kenaikan Rp 500.000 pada Xiaomi 15T Pro, misalnya, dinilai masih dalam batas toleransi bagi pengguna yang mengincar performa tinggi. Namun, kenaikan tersebut tetap menambah jarak harga dengan kompetitor, sehingga persaingan di segmen premium menjadi semakin ketat.
Pengaruh Faktor Global terhadap Harga Lokal
Dari sisi ekonomi makro, kenaikan harga HP Xiaomi di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari dinamika global. Presiden Xiaomi, Lu Weibing, sebelumnya menyampaikan bahwa tekanan biaya pada 2026 dipicu oleh meningkatnya harga chip memori, seiring lonjakan permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.
Kondisi ini menunjukkan bahwa konsumen di pasar domestik turut menanggung dampak dari persaingan global dalam mendapatkan komponen teknologi. Dalam jangka pendek, tekanan biaya tersebut sulit dihindari, terutama bagi produsen yang masih bergantung pada rantai pasokan internasional.
Respons Pasar dan Potensi Perubahan Pola Konsumsi
Kenaikan harga berpotensi mendorong perubahan perilaku konsumen. Sebagian pengguna mungkin memilih untuk memperpanjang masa pakai ponsel lama, menunggu promo, atau beralih ke merek alternatif dengan harga lebih kompetitif. Di sisi lain, konsumen yang loyal terhadap ekosistem Xiaomi masih memiliki alasan kuat untuk bertahan, terutama jika mempertimbangkan keseimbangan spesifikasi dan harga yang ditawarkan.
Peran Promo dan Strategi Penjualan
Dalam situasi seperti ini, strategi promosi menjadi faktor penting. Diskon musiman, program cicilan, dan bundling layanan dapat membantu meredam dampak kenaikan harga terhadap daya beli. Bagi Xiaomi, menjaga persepsi “value for money” menjadi kunci agar tidak kehilangan pangsa pasar, terutama di segmen menengah.
Daftar Kenaikan Harga yang Perlu Diperhatikan Konsumen
Sebagai gambaran, berikut beberapa model Xiaomi yang mengalami penyesuaian harga per Januari 2026:
- Xiaomi 15T Pro 12/512 GB – Rp 10.499.000 (naik Rp 500.000)
- Xiaomi 15T 12/256 GB – Rp 7.499.000 (naik Rp 500.000)
- Redmi A5 4/128 GB – Rp 1.399.000 (naik Rp 200.000)
- Poco C71 4/128 GB – Rp 1.399.000 (naik Rp 300.000)
Kenaikan ini menunjukkan bahwa tekanan harga tidak hanya menyasar produk premium, tetapi juga menyentuh segmen yang selama ini paling sensitif terhadap perubahan harga.
Penutup: Menakar Daya Beli di Tengah Penyesuaian Harga
Kenaikan harga HP Xiaomi di 2026 menjadi cerminan kondisi ekonomi dan industri teknologi yang saling terkait. Bagi konsumen, situasi ini menuntut pertimbangan yang lebih rasional dalam memilih perangkat, sementara bagi produsen, menjaga keseimbangan antara harga dan nilai menjadi tantangan utama.



