Algoritma AI di media sosial juga memperhitungkan durasi tontonan. Misalnya, jika seseorang sering menonton video bertema kuliner hingga habis, maka AI akan menganggap topik tersebut relevan dan secara otomatis menampilkan lebih banyak konten serupa di beranda pengguna tersebut.
Tak hanya itu, AI juga menganalisis interaksi aktif seperti komentar, share, dan pencarian kata kunci. Semakin sering pengguna berinteraksi dengan topik tertentu, semakin kuat sinyal yang diterima AI bahwa konten tersebut layak diprioritaskan.
Peran AI dalam media sosial sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Dengan menyajikan konten yang sesuai minat, pengguna diharapkan betah berlama-lama di platform tersebut dan merasa media sosialnya “mengerti” kebutuhan hiburan maupun informasinya.






