Kemampuan GPT-5.4 dalam memanggil tools dan API juga disebut mengalami peningkatan signifikan. Model ini dapat menggunakan berbagai layanan digital secara lebih akurat dan efisien untuk menyelesaikan tugas tertentu.
Hal ini membuat GPT-5.4 tidak hanya berfungsi sebagai chatbot, tetapi juga sebagai sistem yang dapat berinteraksi dengan berbagai layanan teknologi lain.
AI Semakin Mendekati Konsep Agen Digital
Pengembangan GPT-5.4 juga menunjukkan arah baru dalam dunia kecerdasan buatan, yaitu menuju konsep AI agents atau agen digital.
Dalam konsep ini, AI tidak hanya memberikan jawaban terhadap pertanyaan pengguna, tetapi juga dapat menjalankan serangkaian tindakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.
Sebagai contoh, AI dapat melakukan pencarian informasi di internet, mengolah data dalam spreadsheet, membuat laporan dalam dokumen, dan menyusun presentasi secara otomatis tanpa campur tangan pengguna secara langsung.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi AI semakin berkembang dari sekadar alat bantu percakapan menjadi sistem yang dapat menjalankan tugas secara mandiri.
GPT-5.4 Diklaim Lebih Akurat dan Faktual
Mengumpulkan Informasi dari Berbagai Sumber
Selain peningkatan kemampuan operasional, GPT-5.4 juga diklaim memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjawab pertanyaan kompleks.
Model ini disebut mampu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber di internet untuk menghasilkan jawaban yang lebih komprehensif.
OpenAI menyatakan bahwa GPT-5.4 memiliki pendekatan yang lebih gigih dalam mencari informasi yang relevan sebelum memberikan jawaban kepada pengguna.
Pendekatan tersebut memungkinkan model AI untuk mengidentifikasi sumber data yang paling relevan serta menyusun jawaban yang lebih argumentatif dan informatif.
Tingkat Kesalahan Lebih Rendah
Menurut OpenAI, GPT-5.4 memiliki tingkat kesalahan yang lebih rendah dibandingkan model sebelumnya.
Perusahaan mengklaim bahwa model terbaru ini 33 persen lebih kecil kemungkinan melakukan kesalahan dibandingkan GPT-5.2.






