Bisnis mainframe dan layanan konsultasi terkait modernisasi sistem menjadi sumber pendapatan signifikan bagi IBM. Pada kuartal IV-2025, IBM melaporkan pertumbuhan pendapatan segmen mainframe sebesar 48 persen secara tahunan, salah satu pertumbuhan tertinggi dalam dua dekade terakhir.
Artinya, fondasi bisnis berbasis sistem legacy masih sangat kuat dan relevan, terutama bagi institusi besar yang mengandalkan stabilitas dan keamanan sistem lama.
Bagaimana Claude Code Bisa Mengganggu Model Bisnis IBM?
Efisiensi Modernisasi yang Lebih Cepat
Anthropic mengklaim bahwa Claude Code mampu:
- Memetakan dependensi ribuan baris kode COBOL secara otomatis.
- Mengidentifikasi risiko yang biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan bagi tim manusia.
- Mempercepat proses modernisasi dari hitungan tahun menjadi hanya beberapa kuartal.
Jika klaim tersebut terbukti efektif dan diadopsi secara luas oleh perusahaan dan lembaga besar, maka kebutuhan terhadap layanan konsultasi tradisional bisa berkurang drastis.
Potensi Tekanan pada Margin Konsultasi
Model bisnis IBM selama ini mendapat keuntungan besar dari proyek migrasi dan modernisasi sistem lama. Proyek-proyek tersebut umumnya bernilai tinggi dan memerlukan keterlibatan jangka panjang.
Apabila AI pihak ketiga seperti Claude Code mampu memangkas biaya dan waktu migrasi secara signifikan, maka margin layanan konsultasi IBM berpotensi tertekan.
Pasar tampaknya menilai risiko ini cukup serius, sehingga reaksi investor tercermin dalam aksi jual besar-besaran saham IBM.
Apakah Ancaman Ini Sudah Pasti?
Teknologi Masih Baru
Meskipun kekhawatiran pasar meningkat, belum ada kepastian apakah Claude Code benar-benar akan menggerus bisnis IBM dalam waktu dekat. Teknologi tersebut masih relatif baru dan efektivitasnya dalam skala besar belum sepenuhnya teruji di berbagai lingkungan sistem kompleks.
Banyak institusi besar yang menjalankan sistem COBOL memiliki standar keamanan dan kepatuhan ketat, sehingga adopsi teknologi baru biasanya memerlukan evaluasi panjang.
Respons IBM: Kembangkan AI Sendiri melalui Watsonx
IBM sebenarnya tidak tinggal diam dalam persaingan AI. Perusahaan telah mengembangkan solusi kecerdasan buatan sendiri untuk modernisasi COBOL melalui platform Watsonx.
CEO IBM, Arvind Krishna, sebelumnya menyatakan bahwa Watsonx mampu membantu proses refactor atau konversi kode COBOL menjadi bahasa pemrograman modern seperti Java. Platform ini juga dirancang untuk mempermudah pemahaman sistem lama yang kompleks.






