KARAWANG, XJABAR.COM – Era digital membuka peluang tanpa batas bagi musisi independen Indonesia untuk merambah kancah global. Salah satu pencapaian membanggakan datang dari Baguskhare, musisi asal Karawang, Jawa Barat, yang sukses memikat pendengar di Jerman.
Berdasarkan data analitik musik dari Chartmetric, lagu andalannya yang berjudul “Bersatu” berhasil meraup sekitar 8.000 pemutaran dari penikmat musik di Jerman. Angka ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Baguskhare karena berhasil menembus pasar musik internasional di luar pendengar domestik.
Ketertarikan Baguskhare pada dunia musik telah terpupuk sejak duduk di bangku SMA. Ia mulai aktif menulis lagu, mendalami gitar akustik, hingga tampil di berbagai panggung lokal. Konsistensi tersebut membawanya untuk memproduksi dan mendistribusikan karyanya secara mandiri melalui berbagai platform streaming digital.
Setelah merilis sejumlah single pada tahun 2025, Baguskhare kembali memperkaya katalog musiknya dengan meluncurkan EP bertajuk “Laut dan Malam” pada 16 September 2026.
Bagi Baguskhare, ribuan pemutaran dari negeri pizzer tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan motivasi besar untuk terus berkarya serta merajut koneksi dengan pendengar global.
“Musik memberi kesempatan kepada siapa pun untuk didengar tanpa batas wilayah. Saya ingin terus berkarya dan melihat sejauh mana musik yang saya buat dapat menemukan pendengarnya,” ungkap Baguskhare.
Kisah Baguskhare membuktikan bahwa dengan kreativitas dan strategi distribusi digital yang tepat, musisi lokal dari daerah dapat menembus batas geografis dan berkilau di panggung internasional. (*)
Artikel kiriman Baguskhare





