XJABAR.COM,KOTA BANDUNG, Sabtu (7/11/2026) — Paguyuban Asep Dunia (PAD) kembali menggelar hajat akbar dua tahunan melalui Konferensi Asep Asep (KAA) ke-7 di Kota Bandung. Konferensi ini menjadi momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan sesama pemilik nama Asep dari seluruh penjuru Indonesia hingga mancanegara.
KAA ke-7 mengusung misi besar untuk mentransformasi potensi kolektif para pemilik nama “Asep” agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas di berbagai sektor, mulai dari agama, sosial budaya, ekonomi, hingga pendidikan.
Keempat pilar utama tersebut menjadi pemantik utama diselenggarakannya perhelatan dua tahunan ini. Melalui KAA ke-7, PAD ingin menegaskan bahwa nama “Asep” yang kaya nilai filosofis Sunda — Agama, Santun, Empati, Pesona — bukan sekadar identitas diri, melainkan simbol kebersamaan dan karya nyata untuk bangsa.
Hal itu sejalan dengan motto PAD: “Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia.”
Rangkaian Acara Utama KAA ke-7:
1. Silaturahmi Akbar & Temu Kangen Nasional
Wadah perjumpaan ribuan pemilik nama Asep dari berbagai latar belakang profesi, usia, dan daerah untuk memperkuat rasa kebersamaan.
2. Pemberian HC Asep
Pemberian gelar HC Asep kepada tokoh yang bukan pemilik nama Asep, tetapi memenuhi salah satu kriteria berikut:
a. Yang karena jabatan dan/atau jasa-jasanya terhadap PAD;
b. Yang memiliki minat dan kepedulian besar terhadap PAD;






