Untuk menindaklanjuti peluang tersebut, Pemkot Bandung akan menjajaki keterlibatan pusat kebudayaan, ruang pertunjukan, teater, dan komunitas seni yang berpotensi menjadi mitra penyelenggaraan kegiatan kebudayaan Ekuador di Bandung.
Kerja Sama Pelestarian Bangunan Bersejarah
Pelestarian bangunan bersejarah juga menjadi salah satu bidang yang berpotensi dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan antara Bandung dan Cuenca.
Farhan menjelaskan, rumah dinas Wali Kota Bandung memiliki sejarah panjang sejak dibangun pada 1875. Pengalaman dalam penataan bangunan dan pendokumentasian sejarah tersebut dapat menjadi bagian dari pertukaran pengetahuan mengenai pelestarian bangunan bersejarah.
Di sisi lain, pengalaman Cuenca dalam melestarikan kawasan bersejarah dinilai dapat menjadi referensi bagi Bandung dalam memperkuat upaya perlindungan dan pengelolaan bangunan cagar budaya.
“Kota Bandung dapat belajar dari pengalaman Cuenca dalam pelestarian kawasan bersejarah, sekaligus bertukar pengetahuan mengenai pengelolaan dan perlindungan bangunan cagar budaya,” ungkap Farhan.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak menjajaki kemungkinan menggelar konferensi video dengan melibatkan institusi terkait di Ekuador. Forum tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi bidang pertukaran pengetahuan dan bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan.
Penjajakan Kolaborasi Olahraga dan Sepak Bola Perempuan
Di bidang olahraga, Farhan mengusulkan penjajakan kerja sama dalam pembinaan pemain usia muda, pengembangan sepak bola perempuan, serta ilmu keolahragaan atau sport science.





