XJABAR.COM||BANDUNG, – Festival fotografi tahunan Bandung Photography Month (BPM) kembali digelar. Memasuki edisi ke-11 pada 2026, BPM mengusung tema “Reclaim” dan resmi dibuka pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Frame Kang Maman, Jalan Alkateri, Bandung.
Mengusung semangat “An Afternoon of Art, Music, and Shared Spaces”, BPM 11 tidak hanya menampilkan karya fotografi, tetapi juga gagasan tertulis dan pertunjukan seni sebagai ruang pertemuan antara seniman dan masyarakat melalui pemanfaatan ruang publik. Pameran akan berlangsung hingga 16 November 2026.
Rangkaian pembukaan ditandai dengan walking tour menuju Red Raws Center di Pasar Antik Cikapundung Lantai 3 Blok FC 01, dimeriahkan vinyl playlist oleh Tanto Sutrisno dan performance art oleh Gatot Gunawan.
Perwakilan Bandung Photography Month, Baskara Puraga, menjelaskan festival ini telah diselenggarakan sejak 2013, sempat terhenti saat pandemi, dan kembali rutin digelar. Setiap edisi menghadirkan konsep berbeda yang dirumuskan berdasarkan fenomena sosial yang relevan untuk direspons melalui fotografi.
“Bandung Photography Month adalah festival foto khusus untuk fotografi yang selalu kami adakan di ruang publik, jadi kita tidak di galeri,” ujar Baskara.
Menurutnya, penggunaan ruang publik yang berpindah-pindah menjadi ciri khas BPM dalam menghadirkan pengalaman pameran yang berbeda setiap tahun. Pada edisi ke-11, tema “Reclaim” menjadi landasan untuk menampilkan karya yang tidak hanya menonjolkan visual, tetapi juga gagasan dan narasi di baliknya.
Tahun ini BPM 11 melibatkan 28 seniman atau fotografer dan 13 penulis. Keterlibatan penulis menjadi upaya memperluas ekosistem fotografi yang tidak hanya bergantung pada fotografer, tetapi juga membutuhkan peran penulis, kurator, dan berbagai pihak.





