“Mulai belajarnya itu kan nanti bulan Juni-Juli. Jadi hari ini belum bisa mendapat update data jumlah siswa kelas 1 tidak mampu di sekolah swasta tahun ajaran 2026/2027,” tegas Dedi Mulyadi, di Gedung Sate, Selasa 3 Februari 2026.
Data tersebut nantinya menjadi dasar utama dalam penentuan besaran bantuan. Setelah pendaftaran siswa baru selesai, Pemprov Jabar akan menyesuaikan anggaran agar program beasiswa tepat sasaran.






