Ia menjelaskan, analisis angin per lapisan menunjukkan sirkulasi mulai terbentuk dari lapisan permukaan hingga lapisan atas atmosfer. Pada lapisan permukaan, sirkulasi sudah terpusat dengan angin maksimum berada di sisi utara hingga timur laut sistem.
Sementara pada lapisan 850 hPa, pusat sirkulasi terpantau bergeser ke sebelah timur sistem. Pada lapisan 700–500 hPa, sirkulasi masih melebar ke arah barat dari pusat sistem.
Bibit Siklon Tropis 90S juga didukung sejumlah faktor lingkungan, seperti aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer Equatorial Rossby, Low Frequency, dan Kelvin.
Selain itu, suhu muka laut yang hangat berkisar 30–32 derajat Celsius, kelembapan udara yang tinggi di berbagai lapisan, serta kondisi vortisitas dan divergensi lapisan atas yang kuat turut memperkuat sistem ini.






