Menurut Aldrin, terdapat enam bungkus plastik, masing-masing berisi 500 cartridge vape. Dengan demikian, total cartridge yang berhasil diamankan mencapai 3.000 unit. Temuan ini menunjukkan bahwa produksi dilakukan dalam skala besar dan terencana.
2. Liquid Narkoba Mengandung Etomidate
Selain cartridge, BNN juga menyita satu jerigen berisi cairan yang diduga kuat mengandung etomidate, yakni zat yang tergolong narkotika. Dari hasil pengukuran awal, volume cairan tersebut mencapai sekitar 4.919,5 mililiter.
Petugas kemudian mengambil sampel sekitar 10 mililiter untuk diuji secara laboratorium di Pusat Laboratorium BNN di Lido. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kandungan zat secara ilmiah dan memperkuat alat bukti dalam proses hukum.
Bahaya Etomidate bagi Kesehatan
Brigjen Aldrin menjelaskan bahwa etomidate memiliki dampak serius terhadap sistem saraf pusat. Zat ini dapat menimbulkan efek anestesi, menekan fungsi otak, menyebabkan gangguan pernapasan, hingga memicu kejang dan koma. Jika digunakan secara berkepanjangan, etomidate berpotensi menyebabkan kerusakan organ vital seperti hati dan ginjal, bahkan berujung pada kematian.
3. Peran Pelaku dan Jaringan Internasional
Berdasarkan hasil interogasi sementara, MK dan TKG diduga berperan membawa serta mengolah cairan etomidate ke dalam cartridge vape. Keduanya mengaku hanya menjalankan perintah dari seorang pengendali berinisial A yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
BNN menegaskan bahwa kasus ini mengarah pada jaringan narkotika internasional. Hal tersebut diperkuat dengan fakta bahwa bahan cair etomidate, cartridge vape, hingga pelaku merupakan warga negara asing yang terhubung dengan jaringan lintas negara.
4. BNN Klaim 15 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan
BNN memperkirakan bahwa satu cartridge vape dapat digunakan oleh tiga hingga lima orang. Dengan asumsi maksimal lima pengguna per cartridge, maka dari 3.000 cartridge yang disita, potensi penyelamatan mencapai 15.000 jiwa.






