Berita

Dishub Rampungkan Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Enam Persimpangan, Sistem Pengamanan Diperketat

27
×

Dishub Rampungkan Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Enam Persimpangan, Sistem Pengamanan Diperketat

Sebarkan artikel ini
Perbaikan lalin apill di kota bandung
Petugas melakukan perbaikan lampu lalulintas APILL di persimpangan jalan Kota Bandung. (dok diskominfo)

Bandung, XJABAR.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung bergerak cepat menyelesaikan perbaikan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di enam titik persimpangan yang sempat lumpuh akibat pencurian komponen. Seluruh perbaikan berhasil dituntaskan dalam waktu kurang dari satu minggu.

Kepala Dishub Kota Bandung Rasdian Setiadi menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat. “Terduga pelaku telah diamankan oleh teknisi APILL bersama kepolisian dan sedang menjalani proses penyidikan di Polrestabes Bandung,” ucap Rasdian, Jumat 9 Oktober 2026.

Enam persimpangan yang telah kembali berfungsi normal meliputi Simpang Pungkur-Inggit Ganarsih, Simpang BKR-M. Toha (PT Inti), Simpang Veteran-Sunda, Simpang Pagarsih-Astana Anyar, Simpang Tamblong-Naripan, dan Simpang BKR-M. Ramdan (Patung Ikan).

Operator ATCS Kota Bandung Abdullah Putra Gandara, pria akrap disapa Aga, menambahkan guna mencegah aksi pencurian terulang, Dishub Kota Bandung memperketat pengamanan fasilitas jalan.

“Boks perangkat kini dilengkapi gembok serta akan dipasangi kerangkeng besi, sementara bagian tiang dipatri las,” tandas Aga, mengutip Diskominfo Kota Bandung.

Selain penanganan vandalisme, Dishub juga memastikan penanganan cepat untuk gangguan teknis minor dengan target penyelesaian maksimal 1×24 jam setelah menerima laporan warga.

Masyarakat diimbau aktif melapor jika menemukan kerusakan atau aktivitas mencurigakan di sekitar lampu lalu lintas melalui media sosial resmi ATCS/Dishub Kota Bandung atau Call Center Bandung Siaga 112. (Pung Hastuti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gen Z
Berita

Tren terbaru menunjukkan pergeseran peran yang signifikan: anak muda mulai aktif menjadi penjual produk dan layanan digital di berbagai platform, menghasilkan pendapatan melalui skema komisi, afiliasi, dan kemitraan berbasis performa.