Dinas Kesehatan KBB (Kabupaten Bandung Barat) telah menyiapkan sebanyak 50 peti jenazah lengkap dengan kain kafan dan kantong mayat yang dikirim dari RSUD Cikalongwetan. Penambahan logistik akan dilakukan dari RSUD Cililin apabila jumlah korban terus bertambah.
Pada hari kelima pencarian, proses evakuasi dimulai lebih lambat akibat hujan deras yang mengguyur lokasi sejak dini hari, sehingga kondisi medan dinilai belum aman untuk diakses. Tim SAR gabungan baru dapat memasuki lokasi pencarian sekitar pukul 08.30 Wib.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo, menyampaikan bahwa hingga Selasa 27 Januari 2026 pukul 18.10 Wib, tim telah mengevakuasi sebanyak 48 kantong jenazah.






