KARAWANG, XJABAR.COM – Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, , membara. Si jago merah mengamuk, Rabu 14 Oktober 2026, malam. Insiden kebakaran hebat ini menghanguskan hampir 70 persen bangunan utama dan merambah hingga area gudang arsip.
Berdasarkan data di lapangan, peristiwa bermula dari suara ledakan keras yang disusul kepulan asap hitam pekat dari lantai dua bangunan. Api dengan cepat membesar dan merembet ke bagian vital gedung karena banyaknya material kertas serta bahan pembungkus plastik di dalam ruang arsip.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Karawang mengerahkan armada gabungan skala besar guna melumpuhkan amukan api. Sebanyak lima unit armada dari Mako Pusat dikerahkan ke lokasi, dibantu armada Pos Rengasdengklok, Pos Telagasari, hingga bantuan dari kawasan industri (KIIC dan KIM).
Komandan Peleton I Damkar Karawang, Sayen, mengungkapkan bahwa petugas sempat mengalami kendala akibat tumpukan dokumen yang tersimpan rapat di dalam filing cabinet (lemari besi). Kondisi tersebut membuat air sulit menjangkau titik bara api secara langsung.
“Banyak buku dan berkas yang berdiri utuh di dalam lemari besi namun menyimpan bara api. Kami menerapkan formasi pasokan air kontinyu serta penggunaan busa (foam) untuk mempercepat proses pendinginan,” jelas Sayen, Kamis 15 Oktober 2026. (damara)





