Data ini dirilis OpenAI sebagai bagian dari transparansi perusahaan atas pola penggunaan layanan yang kini melayani ratusan juta pengguna setiap minggunya.
FAQ
Q: Berapa banyak orang yang menggunakan ChatGPT setiap minggu?
A: Menurut data terbaru OpenAI, ChatGPT digunakan oleh 800 juta orang per minggu, dengan kemampuan menjawab hingga 29.000 pesan per detik, menjadikannya chatbot paling populer di dunia saat ini.
Q: Untuk apa saja ChatGPT paling sering digunakan selain menulis?
A: Selain menulis, ChatGPT paling sering digunakan untuk enam hal: mengunggah dan mengedit gambar, menelusuri situs website, menggunakan model penalaran (reasoning), membuat gambar AI, analisis data, dan diktasi (mengubah suara menjadi teks).
Q: Apakah ChatGPT lebih sering dipakai untuk membuat atau mengedit tulisan?
A: Ketika digunakan sebagai asisten kerja, pengguna lebih sering meminta ChatGPT untuk memodifikasi teks yang sudah ada—mengedit atau mengoreksi—bukan membuat tulisan baru dari nol.
Q: Apa saja penggunaan ChatGPT paling populer di Inggris?
A: Di Inggris, 10 penggunaan teratas ChatGPT adalah: menulis/mengedit komunikasi, panduan praktis (memasak, DIY), pencarian informasi, konsultasi kesehatan dan kecantikan, bimbingan belajar, pelatihan tujuan pribadi, belanja dan riset produk, brainstorming dan pembuatan gambar, coding, serta analisis dan kalkulasi.
Q: Apakah fitur coding termasuk yang paling sering dipakai pengguna ChatGPT?
A: Tidak untuk pengguna di Inggris. Data OpenAI menunjukkan coding menempati peringkat sembilan dari sepuluh kategori teratas—mendekati posisi terbawah—yang mengindikasikan mayoritas pengguna ChatGPT di Inggris bukan dari kalangan developer.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





