Kendalikan Komputer Pakai Pikiran: Ini Peta BCI dari AS hingga China
XJABAR.COM – Teknologi yang selama ini hanya ada dalam film fiksi ilmiah kini bergerak menjadi kenyataan. Brain-Computer Interface (BCI) atau antarmuka otak-komputer memungkinkan otak manusia terhubung langsung dengan mesin — tanpa perantara tangan, suara, atau bagian tubuh lainnya.
Perkembangan pesat kecerdasan buatan, kemajuan perangkat keras, dan kemampuan sistem dalam menerjemahkan sinyal saraf mendorong teknologi ini ke fase baru yang lebih serius. Para raksasa teknologi dunia, dari Elon Musk hingga Sam Altman, kini berlomba mengklaim posisi terdepan di industri yang diprediksi bisa mengubah cara manusia berinteraksi dengan dunia digital.
Apa Itu Brain-Computer Interface?
BCI adalah teknologi yang menghubungkan otak secara langsung dengan perangkat elektronik seperti komputer, tanpa melalui bagian tubuh lainnya. Sistem ini mendeteksi aktivitas otak — khususnya sinyal listrik yang dihasilkan neuron — lalu menerjemahkannya menjadi perintah untuk mengendalikan mesin.
Mulanya BCI dikembangkan untuk kebutuhan medis: membantu pasien lumpuh, stroke, gangguan bicara, kebutaan, hingga penyakit neurologis seperti ALS (Lou Gehrig’s disease). Sejumlah pasien sudah mampu menggerakkan kursor komputer menggunakan pikiran, memainkan game, bahkan menerjemahkan ucapan batin menjadi teks di layar.
BCI berbeda dari implan koklea yang sudah digunakan sejak 1960-an. Implan koklea menghubungkan pemroses suara di luar kepala ke saraf pendengaran, bukan langsung ke otak. Deep brain stimulation untuk pasien Parkinson juga dianggap sebagai bentuk neurostimulasi yang lebih sederhana dibanding BCI modern yang kini sedang dikembangkan.
Jenis BCI: Dari Implan Otak hingga Gelombang Suara
Tidak semua BCI ditanam di dalam otak. Sebagian memiliki elektroda yang ditanam langsung ke otak, sebagian lain ditempatkan di atas permukaan otak namun masih berada di dalam tengkorak, dan perangkat non-invasif dipasang di luar kepala.
Jalur pengembangan baru kini mengarah ke teknologi biohybrid dan ultrasound. Science Corp. dari California mengembangkan perangkat yang menggunakan lapisan neuron sebagai jembatan dengan jaringan otak, menggantikan kabel. Sementara startup Merge Labs yang didirikan bersama Sam Altman serta Nudge milik miliarder kripto Fred Ehrsam mengembangkan BCI berbasis gelombang suara tanpa perlu implan otak. Di China, Gestala yang didirikan bersama miliarder internet Chen Tianqiao tampil sebagai perusahaan BCI ultrasound pertama di negara tersebut.
Seberapa Maju Teknologi BCI Saat Ini?
Kemajuan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir melampaui apa yang dianggap mungkin satu dekade lalu. Perangkat nirkabel eksperimental kini memungkinkan pengguna mengoperasikan komputer, tablet, hingga perangkat rumah pintar hanya dengan pikiran — jauh dari perangkat besar yang harus terhubung langsung ke komputer pada generasi awal.
Salah satu terobosan terbaru adalah kemampuan menerjemahkan inner speech: BCI menangkap sinyal otak saat seseorang memikirkan apa yang ingin diucapkan, lalu mengubahnya menjadi kata-kata di layar, bahkan sebelum orang tersebut berbicara. Di bidang penglihatan, Science Corp. mengembangkan mikrocip ultra-tipis nirkabel bernama PRIMA untuk menggantikan fungsi sel fotoreseptor retina yang rusak akibat penyakit degeneratif mata. Implan yang masih menunggu persetujuan regulator ini menerima sinyal cahaya inframerah dari kacamata khusus, mengubahnya menjadi stimulasi listrik bagi otak sehingga penderita gangguan penglihatan dapat melihat bentuk — saat ini masih dalam hitam-putih.
Pemain Besar BCI di Amerika Serikat
Neuralink, yang didirikan bersama Elon Musk pada 2016, menjadi ikon industri BCI. Perangkatnya berukuran sekitar koin 25 sen dolar AS dan sudah ditanam pada lebih dari 20 pasien yang mampu mengendalikan komputer untuk berselancar di internet dan bermain gim daring.
Ambisi Neuralink tidak kecil: menargetkan pemasangan cip pada 20.000 orang per tahun pada 2031 dan pendapatan tahunan minimal US$1 miliar. Presiden Neuralink DJ Seo menyatakan perusahaan berharap bisa menanamkan perangkat pada orang sehat — bukan hanya pasien — sebelum 2030.
Selain Neuralink, sejumlah pemain lain ikut meramaikan industri ini. Blackrock Neurotech memiliki rekam jejak pengujian pada manusia paling panjang. Precision Neuroscience memperoleh izin FDA pada 2025. Synchron Inc. yang didukung Jeff Bezos dan Bill Gates mengembangkan teknologi yang tidak memerlukan pembedahan tengkorak.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





