WhatsApp Enkripsi Obrolan Meta AI dari 3 Miliar Pengguna, Termasuk dari Meta Sendiri
XJABAR.COM – WhatsApp memperkenalkan fitur Obrolan Incognito dengan Meta AI — mode percakapan pribadi yang mengenkripsi seluruh sesi tanya-jawab dengan AI sehingga tidak dapat diakses oleh WhatsApp maupun Meta sendiri.
Fitur ini memosisikan WhatsApp berbeda dari aplikasi lain yang mengklaim mode incognito tetapi masih dapat memantau pertanyaan masuk dan jawaban keluar dari sisi server.
“Pesan obrolan penyamaran akan diproses di lingkungan yang aman, dan percakapan akan hilang saat Anda keluar dari obrolan di perangkat dan teknologi pemrosesan pribadi. Kami menggunakan teknologi privasi dan keamanan berlapis-lapis yang canggih. Jadi pesan ke AI dienkripsi antara Anda dan Meta AI sehingga Meta dan WhatsApp tidak dapat mengaksesnya,” ujar Alice Newton-Rex, VP & Head of Product WhatsApp.
Secara teknis, Meta AI memproses permintaan di dalam mesin virtual (VM) rahasia yang dirancang agar isi percakapan tidak dapat dilihat dari luar, termasuk tidak bisa diidentifikasi berasal dari pengguna mana.
Respons AI kemudian dikembalikan ke perangkat pengguna menggunakan kunci enkripsi sementara yang hanya dapat diakses oleh perangkat dan VM yang ditetapkan secara acak — kunci tersebut tidak dapat digunakan ulang setelah sesi berakhir.
Alice menegaskan Meta AI tidak menyimpan akses ke permintaan atau respons setelah sesi selesai.
“Dan untuk memastikan bahwa Anda tidak perlu hanya mempercayai kami, sistem ini dibangun dengan jaminan transparansi yang dapat ditegakkan dan dapat diverifikasi oleh komunitas keamanan independen,” terangnya.
WhatsApp merilis fitur ini merespons tren percakapan pribadi yang semakin dalam antara pengguna dan AI — mulai dari pertanyaan medis, keuangan, hingga konsultasi hubungan.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





