Bandung, XJABAR.COM – Pemkot Bandung mengkaji penataan ulang nama taman-taman kota dengan pendekatan sejarah dan budaya, sehingga memori kolektif warga tetap terjaga, serta memiliki dasar dokumentasi yang kuat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, proses kajian toponimi taman kota tidak dilakukan secara sepihak. “Saat ini, Pemkot telah menyerahkan dokumen awal kepada para budayawan untuk ditelaah lebih dalam, didukung data dan arsip dari Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus),” kata Farhan, dikutip Sabtu 31 Januari 2026.






