Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki 101 Puskesmas, termasuk 37 Puskesmas DTP (rawat inap) yang dapat menangani kasus gawat darurat tertentu serta layanan ibu dan bayi. Dinas Kesehatan juga mendorong penguatan jejaring antara Puskesmas dan rumah sakit.
Melalui kolaborasi tersebut, dokter Puskesmas dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis rumah sakit sehingga kasus ringan hingga sedang bisa ditangani di Puskesmas tanpa harus langsung ke IGD.
Selain itu, untuk mengatasi kepadatan IGD di wilayah barat seperti Leuwiliang, Dinas Kesehatan mendorong penambahan ruang dan tempat tidur rawat inap, optimalisasi fasilitas, serta kunjungan berkala dokter spesialis ke Puskesmas.






