Meski demikian, kesiapan teknis, operasional, serta pengelolaan bandara dinilai sudah sangat memadai. Ia juga menyoroti dukungan infrastruktur seperti Jalan Layang Nurtanio yang memperkuat kawasan bandara sebagai transit oriented development (TOD).
“Potensi Bandara Husein sangat besar. Pada 2019 sebelum pandemi Covid-19, jumlah penumpang mencapai 3,8 juta orang per tahun, termasuk sekitar 800 ribu penumpang internasional,” kata Farhan.
Namun pada 2025, lanjut Farhan, jumlah penumpang masih berkisar 4.000 orang per bulan, sehingga diperlukan upaya serius untuk meningkatkan kembali aktivitas penerbangan.






