Teknologi

Eksperimen AI Microsoft Bongkar Bug 40 Tahun, Ancaman Baru Dunia Komputasi Terungkap

13
×

Eksperimen AI Microsoft Bongkar Bug 40 Tahun, Ancaman Baru Dunia Komputasi Terungkap

Sebarkan artikel ini
Eksperimen AI Microsoft bongkar bug puluhan tahun yang selama ini tersembunyi dalam kode komputer lawas, membuka babak baru dalam dunia keamanan siber dan komputasi modern.
Eksperimen AI Microsoft bongkar bug puluhan tahun yang selama ini tersembunyi dalam kode komputer lawas, membuka babak baru dalam dunia keamanan siber dan komputasi modern.

Eksperimen AI Microsoft Bongkar Bug Puluhan Tahun dalam Kode Lama

XJABAR.COM – Eksperimen AI Microsoft bongkar bug puluhan tahun yang selama ini tersembunyi dalam kode komputer lawas, membuka babak baru dalam dunia keamanan siber dan komputasi modern. Temuan ini bermula dari uji coba sederhana yang dilakukan oleh Chief Technology Officer (CTO) Microsoft Azure, Mark Russinovich, terhadap model kecerdasan buatan terbaru dari Anthropic, yakni Claude Opus 4.6.

Dalam percobaan tersebut, Russinovich memasukkan kode biner lama dari era komputer Apple II ke dalam sistem AI. Hasilnya mengejutkan: kecerdasan buatan tidak hanya mampu memahami kode tersebut, tetapi juga berhasil mengidentifikasi kesalahan logika yang tidak pernah terdeteksi selama hampir empat dekade.

Penemuan ini menjadi bukti nyata bagaimana perkembangan AI kini mampu menjangkau sistem lama yang sebelumnya sulit dianalisis, sekaligus memunculkan kekhawatiran baru terkait keamanan sistem digital global.

Apa yang Diuji dalam Eksperimen Ini?

Kode Lawas dari Era Apple II

Kode yang digunakan dalam eksperimen tersebut bukan sembarang program. Program bernama “Enhancer” itu merupakan karya Mark Russinovich sendiri yang dibuat pada Mei 1986.

Program tersebut ditulis menggunakan bahasa mesin (assembly) 6502, yang pada masa itu umum digunakan dalam komputer Apple II. Fungsi utama program ini adalah memodifikasi bahasa pemrograman Applesoft BASIC agar mendukung penggunaan variabel dalam perintah seperti:

  • GOTO
  • GOSUB
  • RESTORE

Program kecil ini menjadi bagian dari sejarah awal pengembangan perangkat lunak, yang kini justru menjadi objek uji coba teknologi AI modern.

Tujuan Pengujian dengan AI Claude Opus 4.6

Russinovich menggunakan model AI Claude Opus 4.6 untuk menguji sejauh mana kecerdasan buatan mampu memahami dan menganalisis kode biner yang kompleks dan usang.

Eksperimen ini awalnya dilakukan sebagai uji coba sederhana, tanpa ekspektasi bahwa AI akan menemukan sesuatu yang signifikan.

Bagaimana AI Mengungkap Bug Tersembunyi?

Kemampuan Decompile dan Analisis Kode

Claude Opus 4.6 menunjukkan kemampuan luar biasa dalam membaca kode mesin 6502, lalu mengubahnya (decompile) menjadi format yang lebih mudah dipahami manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *