3–4 Kali Liburan per Tahun Terbukti Lebih Efektif Jaga Mental dari Burnout
XJABAR.COM – Liburan bukan sekadar aktivitas rekreasi — penelitian membuktikannya secara ilmiah berdampak nyata pada kesehatan mental. Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata, membagikan temuan ini melalui unggahannya di X pada Jumat (16/5/2026), lengkap dengan data durasi dan frekuensi liburan yang paling optimal menurut studi.
Dokter Ini Kaget Baca Hasilnya
Adam Prabata mengaku tidak menyangka bahwa manfaat liburan terhadap kesehatan mental ternyata didukung oleh data ilmiah yang cukup kuat.
“Gua kaget pas tahu bahwa ternyata liburan bisa bermanfaat untuk kesehatan,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Penelitian yang ia kutip melibatkan sekitar 200 responden yang dipantau selama satu tahun penuh. Fokus studi ini adalah durasi dan frekuensi liburan, lalu hasilnya dibandingkan dengan kondisi mental masing-masing peserta — mulai dari tingkat stres, risiko burnout, hingga well-being secara keseluruhan.
Liburan Terbukti Turunkan Stres dan Cegah Burnout
Hasil studi yang dibagikan Adam menunjukkan dampak signifikan dari kebiasaan liburan terhadap kondisi mental seseorang.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





