Saham IBM Rontok 13 Persen, Ancaman AI Anthropic Guncang Bisnis Mainframe dan COBOL
XJABAR.COM – Saham IBM anjlok terparah 34 tahun terakhir gara-gara AI Anthropic menjadi sorotan utama pasar modal Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin (23/2/2026) waktu setempat. Nilai saham IBM (International Business Machines) ditutup merosot sekitar 13 persen ke level 222 dollar AS per lembar, setelah sebelumnya sempat dibuka di kisaran 254 dollar AS per saham pada hari yang sama.
Penurunan tajam ini tidak hanya menghapus puluhan miliar dolar dari kapitalisasi pasar IBM, tetapi juga menempatkan perusahaan tersebut sebagai salah satu saham dengan kinerja terburuk di indeks S&P 500 pada hari itu. Jika tren pelemahan berlanjut, IBM berpotensi mencatat kinerja bulanan terburuknya dalam lebih dari tiga dekade terakhir.
Kronologi Penurunan Saham IBM
Apa yang Terjadi pada Perdagangan 23 Februari 2026?
Berdasarkan data pasar, saham IBM dibuka di level sekitar 254 dollar AS per lembar pada awal sesi perdagangan. Namun tekanan jual meningkat sepanjang hari, hingga akhirnya harga ditutup turun sekitar 13 persen di level 222 dollar AS.
Sejak awal Februari 2026, saham IBM telah merosot hampir 27 persen. Sejumlah laporan pasar menyebutkan bahwa ini merupakan salah satu pelemahan bulanan terburuk dalam 34 tahun terakhir bagi raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut.
Penurunan ini memicu kekhawatiran investor terhadap prospek jangka pendek dan menengah perusahaan, khususnya di segmen bisnis yang selama ini menjadi tulang punggungnya.
Apa Pemicu Utama? Kekhawatiran terhadap AI Anthropic
Terobosan Claude Code dari Anthropic
Menurut laporan yang dikutip dari MarketWatch, tekanan terhadap saham IBM dipicu oleh kekhawatiran pasar atas terobosan kecerdasan buatan (AI) dari Anthropic. Perusahaan AI tersebut meluncurkan model terbaru bernama Claude Code.
Claude Code diklaim mampu mengotomatisasi proses modernisasi sistem berbasis COBOL (Common Business-Oriented Language). Bahasa pemrograman COBOL pertama kali diperkenalkan pada 1960 dan hingga kini masih menjadi fondasi berbagai sistem penting, terutama di sektor perbankan, asuransi, transportasi, dan pemerintahan.
Selama ini, modernisasi sistem berbasis COBOL dikenal rumit, mahal, dan memakan waktu bertahun-tahun. Proses migrasi dan pembaruan sistem sering kali membutuhkan tim konsultan besar dan infrastruktur khusus.
Mengapa COBOL Penting bagi IBM?
Bisnis Legacy dan Mainframe IBM Z
IBM selama puluhan tahun dikenal sebagai pemain utama dalam bisnis modernisasi sistem legacy, termasuk sistem berbasis COBOL. Salah satu produk kunci yang menopang sistem ini adalah lini mainframe IBM Z.






