Menurut Nandang , atap yang roboh itu secara beruntun, diawali dari sudut ruangan guru kemudian merembet ke atap ruangan kelas. “Angin kencang tidak ada, cuaca juga cerah, tiba-tiba saja roboh,” kata Nandang.
Masih kata Nandang beruntungnya tidak ada korban jiwa karena anak-anak sekolah masih suasana liburan. “Untungnya liburan sekolah, jadi tidak ada korban,” pungkas Nandang.





