“Selama dua tahun terakhir, saya aktif merilis berbagai templat video CapCut dengan konten bergaya sinematik dan kutipan (quotes). Ternyata templat saya sangat populer dan banyak digunakan oleh pengguna CapCut. Hal ini mendorong saya yang awalnya berprofesi sebagai karyawan untuk memberanikan diri menjadi kreator CapCut penuh waktu. Saya pun konsisten menghasilkan banyak templat video, serta aktif ikut dalam program kreator CapCut yang mengantarkan saya ke titik ini. Saya merasa sangat bangga terpilih menjadi pemenang kategori Top Creator CapCut dari ribuan kreator lainnya, dan berharap dapat menginspirasi kreator lokal lainnya untuk terus berkarya dan membuka lebih banyak peluang dengan CapCut,” terang Kesi dikutip Antara, Minggu (10/5).
Kisah serupa datang dari Abu Laist, peraih penghargaan “Best Template Production CapCut Gala 2026”, yang membuktikan bahwa lokasi bukan hambatan untuk berkarya di level regional.
“Sejak menggunakan CapCut, saya fokus mengembangkan templat, termasuk Cinematic Ramadan yang membawa saya meraih penghargaan ini. Meskipun saya berdomisili di Lampung, CapCut membantu saya berkarya dengan mudah tanpa batasan lokasi, dan bahkan karya templat saya bisa digunakan oleh kreator lainnya di Asia Tenggara. Hal ini membuka peluang baru untuk kolaborasi dan pengembangan karier saya sebagai kreator, sekaligus memberi dampak lebih luas bagi komunitas kreator.”
Ekonomi Kreatif Indonesia: Angka yang Bicara
Kementerian Ekonomi Kreatif RI mencatat ekonomi kreatif nasional mencakup 17 subsektor, di antaranya film, animasi, video, aplikasi, dan konten digital. Kontribusi sektor ini terhadap PDB nasional pada 2024 mencapai Rp1.611,2 triliun, atau sekitar 7,28 persen — menjadikannya salah satu penggerak utama ekonomi Indonesia.
Perkembangan platform digital seperti CapCut turut mempercepat pertumbuhan subsektor konten digital dan video, membuka akses lebih luas bagi kreator lokal tanpa harus memiliki kemampuan editing profesional sebelumnya.
Fitur AI CapCut untuk Produktivitas Kreatif
CapCut menghadirkan sejumlah fitur yang mendukung produksi konten secara cepat dan praktis, mulai dari transisi video, filter dan efek visual, teks dan stiker, hingga templat siap pakai. Dua fitur berbasis AI yang kini tersedia adalah text-to-image dan AI poster — keduanya dirancang untuk mempercepat proses kreatif tanpa keahlian desain khusus.

Aaf Afiatna (Aura OS) adalah seorang WordPress Developer, Administrator IT, dan penggerak di balik infrastruktur berbagai portal media digital PT Arina Duta Sehati. Ia memiliki ketertarikan mendalam pada rekayasa sistem tingkat rendah, implementasi AI on-device, pengembangan proyek open-source seperti Neural Standby Kernel (NSK), lifestyle, dan zodiak. Saat tidak sedang berurusan dengan server atau kode, ia aktif mengeksplorasi ekosistem Web3 dan berbagi wawasan melalui channel YouTube CryptoFansWorld.





